Siapa yang Menyangka, 5 Perusahaan Besar Ini Ternyata Dimulai Dari Garasi

Hanya bermodal keberanian, dan ambisi untuk mengawali sebuah usaha dari bawah, dengan modal ala kadarnya, dan kantor serba sederhana, dapat jadi salah satu langkah besar menempuh kesuksesan.
Mengapa? sebab hal tersebut telah banyak ditunjukkan oleh sebagian perusahaan multinasional yang mengawali bisnis mereka dari keadaan yang memprihatinkan. Lebih tepatnya, merek berhasil membangun raksasa bisnis diawali dari garasi rumah.
Para pendiri perusahaan ini telah membuktikan bahwa mereka dapat mengawali apa saja tanpa modal besar. Sekalian membuktikan, keberhasilan sama sekali tak ada hubungannya dengan jumlah uang yang diinvestasikan.
Berikut inilah beberapa perusahaan besar yang berawal dari sebuah garasi.

Apple


Gambar apel yang telah tergigit ini telah menjelma menjadi brand mahal hasil penemuan dua lelaki brilian. Siapa yang tak kenal dengan Steve Jobs dan Steve Wozniak pencipta Apple? Mereka berdua merakit sebuah komputer pertama Apple dengan tangan kreatif mereka sendiri di garasi keluarga Jobs.

Amazon


Amazon.com merupakan situs belanja online terbesar yang mulanya didirikan oleh Jeff Bezos sebagai toko buku online pada tahun 1994. Di tahun itu, Bezos yang berumur 30 tahun mempertimbangka untuk keluar dari pekerjaannya sebagai Senior Vice President Wall Street sebelum membangun Amazon.
Idebisnis barunya itu malahan datang di garasi miliknya di Washington. Uang sebesar $40,000 dia investasikan sebagai modal untuk mengorder, memasarkan, dan mengantarkan buku-buku ke 48 negara yang berbeda.
Bezos sukses memasarkan buku pertamanya pada bulan Juli, 1995. Dua tahun kemudian, dia mengumumkan Intial Public Offering (IPO), dan sekarang Amazon sudah menjadi online retailer terbesar di dunia.

Disney

Siapa yang menduga studio kartun terbesar di dunia kini diawali hanya dari sebuah garasi. Dua bersaudara, Roy Disney dan Walt Disney di tahun 1928 mewujudkan tokoh animasi Miki Tikus di ruang kerja sederhana, ya di dalam sebuah garasi itu.

Tahun 1934, Disney’s Company pertama kali mempersembahkan tokoh animasi Donal Bebek, Mini Tikus dan Gufi. Di tahun yang sama, Disney mulai merilis film Snow White and the Seven Dwarfs, Pinocchio, dan Fantasia di garasi milik pamannya tersebut.

Pada tahun 1940, studio dipindahkan dari garasi ke Burbank, California. Dan pada tahun 1955, pertama kali membuka Disneyland. Ketika ini, Walt Disney Company sudah berkembang menjadi perusahaan media terlaris di dunia dengan bisnis produksi film, mempunyai saluran Televisi, dan mengelola taman rekreasi terbesar di dunia, Disneyland.

Google


Sebuah mesin pencari terbesar di dunia ini dulunya hanyalah untuk sebuah proyek penelitian dua tamatan Stanford, Larry Page dan Sergey Brin yang dilakukan di garasi rumah. Dari ruangan sempit dan seadanya itu, kini kantor Google menjadi kantor paling fenomenal di Amerika Serikat malahan seluruh dunia.
saat ini, Google sudah konsentrasi dalam pengembangan teknologi terkini dunia seperti kendaraan tidak berawak, pendeteksi penyakit dari dini, augmented reality, dan internet nirkabel.

Hewlett-Packard (HP)


Di tahun 1939, Bill Hewlett dan Dave Packard membangun HP di garasi milik Packard dengan modal permulaan $538. Produk permulaan yang sukses menyukseskan mereka ialah audio oscillator (HP200A) yang dipasarkan kepada Walt Disney guna meningkatkan sistem suara untuk film Fantasia.

Dibelinya delapan oscillator oleh Walt Disney menjadi gebrakan permulaan HP. Sekarang, HP sudah menjadi perusahaan besar yang terus berinovasi dalam mewujudkan beragam komputer, notebook, dan aksesoris komputer.
Pada tahun 2000, garasi milik Packard di Palo Alto diubah menjadi museum yang diketahui sebagai lahirnya Silicon Valley, dan menjadi ide bisnis besar dalam industri teknologi Amerika.